October 18, 2018

Sign in

Sign up

  • Home
  • Slider
  • Pesantren Al Andalus Salurkan Langsung Bantuan Gempa Lombok

Pesantren Al Andalus Salurkan Langsung Bantuan Gempa Lombok

By on August 12, 2018 0 33 Views

BOGOR – Pesantren Islam Internasional Al Andalus, Jonggol, Bogor, Jawa Barat menyalurkan bantuan secara langsung kepada korban gempa di Lombok beberapa waktu lalu.

Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung pimpinan Pesantren Al Andalus Ustaz Nurdin Apud. Rombongan berangkat ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (9/8/2018).

“Alhamdulillah Tiba Kamis malam dan sudah booking hotel. Namun ternyata hotelnya tidak bisa memasukkan tamu, karena secara aturan tidak boleh memasukkan orang sebelum diperiksa konstruksinya,” ujar Ustaz Nurdin dalam keterangannya, Minggu (12/8/2018).

Ia mengaku menyaksikan langsung sejumlah bangunan hotel yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Memang secara kasat mata bangunan hotel banyak yang retak-retak dan banyak orang atau tamu hotel yang tidur di luar, dikasih kasur dikasih bantal tidur di halaman, tidur di lobi,” ucap dia menceritakan.

Besok harinya, Jumat (10/8/2018) Ustaz Nurdin dan rombongan penyaluran bantuan bertemu langsung dengan para korban.

“Saya salat Jumat di sawah dengan membangun tenda, langsung kita bagikan uang santunan bahkan relawan relawan yang berjuang di sana kita juga berikan (santunan),” ungkapnya.

Setelah itu, tim penyaluran bantuan juga meninjau daerah Lombok Utara, Kecamatan Pemenang yang merupakan wilayah tempat tinggal Lalu Muhammad Zohri, seorang pelari muda 100 meter Indonesia yang berhasil meraih medali emas dan menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018 yang berlangsung di Tampere, Finlandia beberapa waktu lalu.

“Di daerah Pemenang banyak gedung-gedung yang ambruk dan rusak parah bahkan ada satu pesantren yang roboh dan tidak bisa dimanfaatkan lagi,” papar dia.

“Kita juga datang ke kecamatan Tanjung, daerah Bayan, kita juga naik ke atas bukit nama daerahnya Sembalun. Di sana juga kita membagi-bagikan santunan kepada pengungsian. Di sana terjadi dua kali gempa susulan mereka pada takbir dan teriak-teriak,” pungkas pria alumnus Universitas Al Azhar Kairo, Mesir itu.(*)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *