Bogor – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jonggol, Bogor menyelenggarakan berbagai jenis lomba pada Senin, 15 Juni 2026. Dalam ajang itu Pesantren Islam Internasional Al-Andalus mengirimkan tiga wakilnya.
Berdasarkan informasi yang didapat, lomba yang diselenggarakan bertepatan dengan awal bulan Muharram 1448 Hijriah itu digelar Forkopimcam Jonggol bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bogor, Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Tiga santri yang mewakili Pesantren Al-Andalus tersebut berpartisipasi dalam lomba azan dan pidato. Mereka yakni Davan Rasyad Mutawali (kelas 11C), Fadhli Hafizh (IL B) dan Omar Abdul Aziz bin Mohammad Omer (kelas 8A).

Baca juga : Santriwati SMAIT Al-Andalus Juara I Lomba Khitobah Bahasa Arab AWFEST 2026
Meski hanya memiliki waktu persiapan sekitar dua hari, para peserta tetap menunjukkan semangat dan kesungguhan yang tinggi. Pengalaman mereka dalam berbagai kompetisi sebelumnya menjadi modal penting untuk tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan peserta lainnya.
Pembimbing peserta, Ustaz Azrul Fahrizal Fajri menyampaikan apresiasi kepada panitia atas kesempatan yang diberikan kepada Al-Andalus untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah memberikan kesempatan kepada Al-Andalus untuk turut ambil bagian dalam kegiatan yang sangat positif ini,” kata Ustaz Azrul saat berbincang di kantornya, kompleks Pesantren Al-Andalus Putra, Sukamakmur, Bogor, Selasa (16/6/2026).
Baca juga : Dua Alumni Al-Andalus Juara I Lomba Tahfiz di UIM
Menurutnya, para santri yang dikirim telah memiliki pengalaman dalam berbagai perlombaan dan diharapakan keikutsertaan mereka dapat semakin memperkenalkan pendidikan serta pembinaan karakter yang selama ini dibangun di pesantren.
“Kami berharap mereka dapat tampil maksimal, menjaga nama baik lembaga, serta menunjukkan bahwa santri Al-Andalus mampu bersaing secara sehat dan berprestasi di berbagai ajang,” urai Ustaz Azrul.
Ia menambahkan, keterbatasan waktu persiapan tidak mengurangi semangat para peserta untuk memberikan penampilan terbaik.
“Meskipun persiapan yang dilakukan relatif singkat, para santri menunjukkan dedikasi, kesungguhan, dan mental yang luar biasa,” tuturnya. (*)



































