Bogor – Kabar membanggakan datang dari para santri Pesantren Islam Internasional Al-Andalus. Dalam hasil ujian tahdid mustawa (placement test) yang diselenggarakan Markaz Tatwir Universitas Al-Azhar Mesir, sebanyak 8 dari 10 peserta dengan nilai tertinggi merupakan santri Al-Andalus. Tahdid mustawa dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026 lalu.
Berdasarkan hasil resmi yang dirilis, santri Al-Andalus menempati peringkat nomor 3 hingga 10 dalam daftar 10 besar nilai tertinggi.
Ujian tahdid mustawa merupakan tes penentuan level kemampuan bahasa Arab bagi mahasiswa baru atau peserta program internasional di Al-Azhar. Tes ini menjadi tolok ukur awal dalam menentukan jenjang pembelajaran bahasa sebelum memasuki studi lanjutan.
Baca juga : Alumnus Ini Berbagi Kisah Kuliah di Universitas Auckland
Direktur Program Internasional Al-Andalus (IPA), Ustaz Wahyudin, Lc. mengatakan, ujian tersebut diikuti 105 santri dari berbagai pesantren di Indonesia, di antaranya dari Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara Barat, hingga Kalimantan.
“Dari jumlah tersebut, 51 peserta merupakan santri dari Pesantren Islam Internasional Al-Andalus, yang ini menunjukkan kontribusi signifikan pesantren dalam mengikuti ujian tahdid mustawa,” kata Ustaz Wahyudin saat ditemui di kantornya, Kompleks Pesantren Al-Andalus Putri, Jonggol, Bogor, Selasa (28/4/2026).
Ustaz Wahyudin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian para santri dan santriwati untuk mengikuti agenda tersebut .
“Hasil ini bukan hanya angka, tetapi menunjukkan kesiapan mereka untuk bersaing di lingkungan akademik internasional, khususnya di Al-Azhar,” ujarnya.
Baca juga : Sebanyak 29 Orang Kuliah ke Mesir, Mudir Putri: Tahun Ini Jumlahnya Sangat Banyak
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sistem pembinaan yang terintegrasi di Al-Andalus, khususnya dalam penguatan bahasa Arab.
“Kami memang menekankan penguasaan bahasa Arab sejak dini dengan pendekatan yang intensif dan terstruktur. Target kami bukan sekadar lulus ujian, tetapi benar-benar mampu memahami dan mengakses khazanah keilmuan Islam secara langsung,” lanjutnya.
Ia berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri, sekaligus menjadi bukti bahwa pesantren mampu bersaing dan berprestasi di tingkat global.
“Dengan capaian ini, Pesantren Al-Andalus kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga kompeten secara akademik di level internasional,” tukasnya. (*)





































