Bogor – Alumni angkatan VIII Pesantren Islam Internasional Al-Andalus putri telah mendapatkan kepastian dalam proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga akhir Mei, delapan santriwati telah dinyatakan diterima di sejumlah perguruan tinggi, baik melalui jalur seleksi nasional maupun perguruan tinggi keagamaan.
Capaian itu menambah daftar lulusan Al-Andalus yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai kampus ternama. Dalam beberapa tahun terakhir, alumni pesantren ini diketahui diterima di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri, termasuk kampus-kampus di Timur Tengah.
Berdasarkan data yang diterima, dari total 32 santriwati angkatan VIII putri, sebanyak delapan orang telah memperoleh kepastian tempat kuliah. Sementara itu, tiga santriwati memilih mengabdikan diri di lingkungan pesantren, dan 21 lainnya masih menunggu hasil seleksi atau belum menyampaikan perkembangan pilihan studinya.
Baca juga : Disaksikan Orang Tua, Santri Al-Andalus Uji Itqon 30 Juz di LMPQ
Mudir Pesantren Islam Internasional Al-Andalus, Ustaz Ibnu Aulia Bakir, Lc mengatakan, data tersebut masih bersifat sementara karena sejumlah santriwati masih mengikuti berbagai jalur seleksi yang hasilnya belum diumumkan.
“Masih ada beberapa santriwati yang sedang menunggu hasil seleksi, baik untuk perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Kami berharap hasil yang diperoleh nantinya dapat menambah jumlah alumni yang diterima di kampus-kampus terbaik,” ujar Ustaz Ibnu saat ditemui di ruangannya, kompleks Pesantren Al-Andalus Putri, Jonggol, Bogor, Kamis (4/6/2026).
Dua santriwati tercatat diterima di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta yakni Lady Farah Amalia dan Nayla Aura Ramadhani, keduanya pada program studi bahasa Arab (lughoh).
Sementara itu, enam santriwati lainnya berhasil lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Mereka adalah Siti Wansya’bani Umariyah yang diterima di Universitas Negeri Jakarta pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Nayla Balqis Aulia di Universitas Negeri Malang Program Studi Tata Boga, Andhini Carissa Luthfia Y. Mannaga di Universitas Jenderal Soedirman Program Studi Hubungan Internasional, Zalfa’ Azka Nadhifah di Universitas Singaperbangsa Karawang Program Studi Gizi, Fahira Azma Ramadhani di Universitas Negeri Jakarta Program Studi Biologi, serta Fildzah Luthfa Annisa Ridwan di Universitas Negeri Makassar Program Studi Tata Boga.
Baca juga : Dua Alumni Berangkat ke Prince Sattam Saudi, Satu Orang ke Malaysia
Selain nama-nama tersebut, terdapat dua santriwati yang saat ini tengah menunggu pengumuman hasil seleksi perguruan tinggi di Arab Saudi. Beberapa santriwati lainnya juga diketahui mengikuti jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri, termasuk Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI).
Menurut Ustaz Ibnu, capaian para santriwati tersebut merupakan hasil dari proses pendidikan yang menekankan keseimbangan antara penguasaan ilmu syar’i, akademik, bahasa asing, dan pembentukan karakter.
“Pihak pesantren berharap para lulusan dapat terus melanjutkan tradisi akademik yang telah dibangun oleh angkatan-angkatan sebelumnya serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui bidang keilmuan yang mereka tekuni,” ucapnya.


































